Wenger Berpacu Dengan Waktu

Meski sejauh ini telah menggaet dua pemain dengan gratis, Arsenal seperti masih kesulitan untuk mendapatkan pemain incaran. Padahal bursa transfer musim panas segera ditutup.

Bursa transfer musim panas ini akan ditutup pada hari Senin (2/9/2013), dimundurkan dari tanggal biasanya, 31 Agustus, yang mana jatuh pada hari Sabtu. Maka saat ini menjadi hari-hari terakhir untuk belanja pemain dan memperkuat tim–setidaknya sampai bursa transfer dibuka lagi pada musim dingin.

Menjelang dibukanya bursa transfer kali ini, Arsenal sejatinya sudah menunjukkan gelagat yang bisa bikin hati para suporternya berbunga-bunga. Manajer Arsene Wenger memberi indikasi bahwa klub London itu akan lebih aktif di bursa transfer, tentu dalam usaha untuk menyudahi puasa gelar sejak 2005 silam.

Maka kemudian secara bergantian muncullah rumor yang mengaitkan ‘The Gunners‘ dengan sederet pemain tenar semisal Gonzalo Higuain, Ilkay Guendogan, Luis Suarez, Wayne Rooney, Luis Gustavo, dan Jesus Navas.

Namun demikian, pada prosesnya Arsenal masih belum bisa mendapatkan pemain-pemain incarannya tersebut. Higuain sudah “dibajak” Napoli, Gustavo pindah ke Wolfsburg, Jesus Navas diboyong Manchester City, dan pemain-pemain lain seperti Suarez dan Rooney masih bertahan di klubnya masing-masing.

Sejauh ini baru ada Yaya Sanogo dan Mathieu Flamini yang didatangkan Arsenal dengan status bebas transfer. Tetapi keduanya relatif bukan sebuah pembelian besar yang “menghebohkan”.

Belakangan, berkaitan dengan potensi datangnya Gareth Bale ke Real Madrid, Arsenal kembali dikaitkan dengan sejumlah pemain yang saat ini masih bermukim di Santiago Bernabeu. Rumornya, Madrid memang berencana melepas beberapa pemain demi mengisi kas mereka yang terkuras untuk mendatangkan Bale.

“Arsene membidik transfer 70 juta Euro: Berpacu dengan waktu untuk mendatangkan (Karim) Benzema, (Angel) Di Maria, dan (Mesut) Oezil,” tulis media Inggris Daily Mail.

“Karim Benzema akan gabung ke Arsenal dengan 40 juta euro?” bunyi rumor transfer di media Inggris lainnya, The Guardian.

Para suporter Arsenal kini niscaya berharap nama-nama itu, atau mungkin pemain-pemain top lainnya, pada akhirnya memang bisa diboyong Wenger ke Emirates sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Ini tidak lepas dari fakta bahwa Arsenal baru saja diundi untuk masuk ke dalam grup keras di Liga Champions.

Dalam pengundian pada hari Kamis (29/8/2013) malam WIB, Arsenal masuk ke Grup F yang juga dihuni oleh klub papan atas Liga Prancis Marseille, finalis Liga Champions musim lalu Borussia Dortmund, dan Napoli yang musim panas ini sudah melakukan belanja besar-besaran, termasuk memboyong Higuain.

Kekalahan atas Aston Villa di laga pertama Liga Primer Inggris mungkin tak bisa ditunjuk begitu saja sebagai indikasi bahwa Arsenal kurang kompetitif. Toh setelah itu ‘Gudang Peluru’ mampu bangkit dan mencatat sederet hasil positif di seluruh ajang.

Cederanya Lukas Podolski yang diprediksi absen sekitar tiga pekan pun tidak berarti bahwa Arsenal kini wajib menggaet penyerang baru, mengingat barisan depan Arsenal yang turut dihuni Olivier Giroud dan Theo Walcott di atas kertas masih tajam.

Namun demikian, mengingat bahwa para tim rival terus memperkuat diri, Arsenal dalam misinya untuk mengakhiri puasa gelar tentu mesti segera berusaha mendapatkan sang pemain incaran, pemain yang sekiranya tepat dalam skema Wenger. Kenyataan bahwa Arsenal kini menghuni grup berat di Liga Champions menambah signifikansi tersebut.

“Pada saat suporter Arsenal menantikan eskalasi skala penuh dari janji dalam bursa transfer musim panas, kembalinya Mathieu Flamini dengan status bebas transfer takkan memuaskan antusiasme mereka, kerisauan tetap akan meningkat setelah mereka ada bersama runner-up Borussia Dortmund, Marseille, dan Napoli-nya Rafael Benitez di Grup F,” tulis kolumnis BBC Phil McNulty.

“Chelsea, Manchester United, dan Manchester City mestinya sama-sama bisa lolos, tapi Arsenal kini tinggal punya beberapa hari untuk memperkuat skuat buat menghadapi malam-malam berat setelah pengundian Liga Champions yang kurang menguntungkan mereka,” lanjut McNulty.