Presiden Roma Bicara Soal Transfer & Stadion Baru

New York – Presiden AS Roma, James Pallotta, puas dengan aktivitas klubnya di bursa transfer lalu. Sementara soal stadion baru, Pallotta menjanjikan bahwa I Lupisegera memiliki kandang sendiri.

Roma musim panas ini jadi klub yang punya pemasukan besar dari penjualan pemain di mana dana terbesar didapat dari Marquinhos yang dibeli Paris St Germain dengan 35 juta euro serta Erik Lamela dengan banderol yang hampir sama.

Total dana didapat dari penjualan 14 pemain menurut transfermarkt adalah sekitar 93 juta euro dan dibelanjakan sekitar 86 juta euro untuk 13 pemain. Jadi ada keuntungan sekitar tujuh juta euro yang didapat Roma dengan pembelian termahal adalah Kevin Strootman dengan banderol 15 juta euro.

Hal ini sudah bikin puas Pallotta yang awalnya sempat dikritik karena menjual Lamela serta Marquinhos, yang musim lalu tampil bagus bersama Roma. Namun dengan dua kemenangan di dua laga awal Seri A memperlihatkan bahwa manuver yang dilakukan sudah tepat.

“Kami berusaha untuk memperkuat beberapa posisi tapi juga mendapat pemain veteran. Musim lalu kami membeli pemain Brasil berusia 17 tahun seharga 3 juta dollar AS dan menjualnya sekitar 30 juta dollar AS ke PSG semusim setahun setelahnya. Lalu uangnya kami alokasikan untuk membeli 3-4 pemain termasuk kapten timnas U-21 Belanda, Kevin Strootman, dengan harga lebih murah,” ujar Pallotta di Football Italia.

“Lalu Tottenham menjual pemain mereka seharga 100 juta euro, lalu kami menjual pemain kami bernama Lamela yang baru berusia 21 tahun dengan harga 35 juta euro setelahnya,” sambungnya.

Selain soal transfer, Pallotta juga mengindikasikan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan perihal pembangunan stadion baru yang lebih modern sebagai pengganti Olimpico, yang sudah disewa Roma dari pemerintah kota sejak berpuluh-puluh tahun lamanya.

“Kami sudah bekerja keras selama 18 bulan terakhir untuk membangun stadion sendiri di Roma. Kami saat ini masih bermain di Stadion Olimpico yang dibangun sejak awal tahun 60-an.”

“Memang bisa menampung 80 ribu penonton tapi Anda tidak bisa merasakan ada di lapangan karena dipisahkan oleh trek lari. Jadi ini tidak bagus untuk suporter.”

“Kami sedang membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 yang akan rampung dalam tiga tahun ke depan dan kami akan mengumumkan sesuatu dalam beberapa bulan ke depan. Nike akan membangun superstore, kami membangun hall of fame. Biayanya? Saya tak akan memberitahunya,” tutupnya.