Modric Terlalu Mahal Untuk Barca

lukamodrici

Modric Terlalu Mahal Untuk Barca – Sejak Mesut Özil angkat kaki dari Santiago Bernabéu, Luka Modric-lah yang lebih dipercaya entrenador Carlo Ancelotti jadi motor serangan Real Madrid dari lini kedua dan kini, sudah bisa dibilang jadi pilar kunci di tim rival Barcelona itu. Padahal bisa saja keadaannya terbalik.

Terbalik di mana Modric yang berseragam Barca dan acap jadi ancaman lain selain Lionel Messi ketika keduanya acap bentrok di laga-laga El Clásico. Bukan isapan jempol belaka sejatinya, andai enam tahun silam manajemen Azulgranasetuju untuk membelinya lebih dulu.

Ya, Modric ternyata sudah masuk radar Barca, jauh sebelum Madrid menyatakan ketertarikannya pada mantan pilar Tottenham Hotspur itu. Diakui mantan pemantau bakat Barca, Goran Vucevic, nama Modric sudah lama diutarakan dan diajukannya sebagai pembelian potensial buat Barca.

“Modric sudah mulai tampil hebat ketika saya bergabung ke struktur pemantau bakat Barca. Kami mengikuti perkembangan banyak pemain dan dia pemain paling penting kami temukan di seantero dunia. Kami menyaksikannya bermain untuk waktu yang lama,” aku Vucevic.

Sejak diangkat jadi salah satu tim scout oleh Johan Cruyff pada 1992 lalu, Vucevic sering mencari bakat-bakat terpendam di negaranya sendiri, Kroasia. Di klub lokal Dinamo Zagreb-lah Vucevic menemukan Modric yang sering disebut-sebut “Johan Cruyff dari Balkan”.

“Dia mengundang ketertarikan Barca karena kepribadiannya cocok dengan karakter klub. Modric selalu senang menguasai bola, memberi passing dan bergerak di segenap bidang lapangan. Singkat kata, dia pemain yang sangat lengkap,” imbuhnya, sebagaimana disitat Football-Espana, Sabtu (25/1/2014).

“Walau dia masih muda, dia sudah terlihat istimewa. Dia bermain tanpa pengaruh tekanan di sekitarnya. Dia sangat fokus secara mental dan sangat cocok dengan Barca,” sambung pria yang juga pernah berseragam Barca dan Hajduk Split itu.

Tapi ketika Dinamo sudah membuka pintu buat transfer Modric buat tim manapun, manajemen Barca merengutkan dahi usai melihat banderol yang dilabeli Dinamo. Buat mereka, harga 26 juta buat Modric yang saat itu masih berusia 22 tahun, terlampau malah. Modric pun gagal dibajak Vucevic ke Camp Nou dan malah mendarat di White Hart Lane.

“Saat dia akan meninggalkan Zagreb untuk bergabung ke Tottenham, Barcelona menolak masuk ke bursa penawaran. Dia dianggap terlalu mahal. (Direktur Olahraga Andoni Zubizarreta) bilang bahwa untuk harga sebesar itu, dia memilih mencari pemain di level yang sama di sistem akademi muda (La Masia),” tuntas Vucevic.


Posting By : INDOBET77Agen Bola | Agent Sbobet | Judi Bola | Agen Tangkas Online | Casino Online