Empat Remaja Indonesia Diundang Berlatih di Markas Bayern Muenchen

Empat Remaja Indonesia Diundang Berlatih di Markas Bayern MuenchenDi saat jutaan remaja Indonesia bersiap menyambut Lebaran bersama sanak keluarga dengan mudik ke kampung halaman, empat remaja Indonesia berusia belasan tahun justru memilih ‘mudik’ ke Jerman.

Keempatnya adalah Rusli Kiang, Arief Gunawan, Dona Saputra, dan Kusuma. Keempatnya adalah remaja-remaja berbakat asal beberapa daerah di Indonesia yang beruntung menjalani pelatihan sepakbola oleh tim pelatih remaja klub sepakbola raksasa Eropa, Bayern Muenchen FC.

Keempatnya sebelumnya telah disaring dari ribuan pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia secara online, dan telah mengikuti pelatihan local camp selama beberapa hari di Cibubur, Jakarta Timur. Mereka akan terbang ke Munich pada H-2 Lebaran atau Selasa (6/8/2013) sore besok.

Di Munich, mereka akan bergabung dengan puluhan anak berbakat lainnya dari sekitar 24 negara di Allianz Junior Football Camp selama enam hari penuh sampai dengan tanggal 12 Agustus 2013 mendatang.

Amelia Hartanto dari Allianz Indonesia yang akan menjadi pembimbing keempat anak berangkat dan selama mengikuti pelatihan di Munich kepada Tribunnews.com di Jakarta, Senin (5/8/2013) mengatakan, negara-negara peserta selain Indonesia adalah Belgia, Brasil, Brunei, Bulgaria, China, Kroasia, Republik Ceko, Jerman, Mesir, Hungaria, India, Irlandia, Korea. Selain itu juga diikuti peserta dari Malaysia, Belanda, Polandia, Portugal, Saudi Arabia, Spanyol, Sri Lanka, Swiss, Taiwan, Thailand dan Turki.

Allianz Junior Football Camp merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan perusahaan asuransi asal Jerman, Allianz, bekerja sama dengan klub sepakbola Bayern Muenchen FC untuk mendidik dan melatih anak-anak yang memiliki bakat sepakbola unggul.

“Pelatihan untuk mereka tidak hanya mencakup teknik dan skill menggocek bola dan mencetak gol di lapangan hijau, tapi juga mencakup workshop tentang pengelolaan finansial. Jika kelak mereka menjadi pemain sepakbola profesional di klub-klub hebat di negerinya atau di manca negara, mereka sudah memiliki bekal tentang dasar-dasar mengelola penghasilan dari bermain bola agar hidup mereka sejahtera,” ujar Amelia Hartanto.

Selama pelatihan juga akan diperkenalkan mereka tentang budaya negara lain karena selama berada di camp, keempat remaja itu akan berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara dengan latar budaya berbeda. Ada satu sesi kegiatan yang disebut Intercultural Party. Setiap kontingen peserta akan

Allianz Junior Football Camp tahun ini memasuki tahun kelima penyelenggaraan dan dipusatkan di Allianz Arena di Kota Munich. Menariknya, di penghujung workshop, mereka akan dipertandingkan dalam sebuah kompetisi mini sepakbola. Seluruh peserta dari berbagai negara akan dicampur, lalu membentuk beberapa kesebelasan dan bertanding.

Rusli Kiang adalah peserta Allianz Junior Football Camp adalah yang paling beruntung di antara peserta dari negara lain. Dia menjadi satu-satunya peserta yang beruntung mendapatkan wild card, mengikuti tiga camp sekaligus. Sebelum berangkat ke Munich, dia sudah mengenyam local camp di Cibubur, Jakarta Timur bersama puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dan mengikuti Asia Camp (pelatihan di tingkat Asia) yang berlangsung selama beberapa hari dan dipusatkan di Phuket, Thailand, Juni 2013 lalu.

“Senang banget bisa berangkat ke Munich. Ini kesempatan terbaik saya untuk melatih keterampilan main bola yang saya miliki,” ujar remaja asal kampung Namala, Kabupaten Maluku Tengah, ini dalam perbincangan dengan Tribun, Minggu (4/8/2013) lalu.