Brace Llorente dan Amuk Juve

Juventus bertandang ke Stadio Sant’Elia untuk menghadapi tuan rumah Cagliari pada Minggu (12/01). Pertandingan ini digelar dalam ajang Serie A giornata 19.

Sempat tertinggal lebih dulu, Juve mampu menuntaskan misi meraih kemenangan dengan comeback gemilang. Pelatih Manchester UnitedDavid Moyes juga hadir di bangku penonton, kabarnya untuk menilai penampilan bek Cagliari Davide Astori.

Juventus mengawali pertandingan dengan inisiatif menyerang. Mereka mampu mendominasi sepuluh menit awal pertandingan meski masih kesulitan menembus rapatnya pertahanan Cagliari.

Terus menyerang, Juventus justru dikejutkan oleh gol Cagliari lewatMauricio Pinilla pada menit ke-21. Berawal dari tendangan sudut, Pinilla yang tak terkawal berhasil mencocor bola dengan mudah ke gawangGianluigi Buffon.

Cagliari kemudian semakin bersemangat setelah unggul. Mereka bertahan dengan baik serta mulai melancarkan banyak serangan berbahaya ke arah gawang Juve.

Keberanian Cagliari menyerang dimanfaatkan Juve untuk menyamakan kedudukan. Stephan Lichtsteiner menyisir sayap kanan sebelum melepas umpan yang diselesaikan Fernando Llorente dengan headingyang tak bisa dijangkau Antonio Adan. Babak pertama diakhiri dengan skor 1-1.

Pada babak kedua, Juventus semakin bernafsu untuk mengejar gol kemenangan. Akan tetapi Cagliari yang nampaknya sudah cukup puas dengan hasil imbang mampu bertahan dengan sangat disiplin untuk menghalau serangan-serangan Bianconeri. kegagalan demi kegagalan dalam mencetak gol nampak mulai membuat para pemain Juve frustrasi.

Antonio Conte menyisati situasi itu dengan menarik keluar Andrea Pirlodan memasukkan Claudio Marchisio. Keputusan ini terbukti tepat karena kemudian Marchisio mencetak gol jarak jauh yang membawa Juve unggul pada menit ke-73. Dari jarak sekitar 30 meter, Marchisio melepas tendangan keras yang bersarang di pojok atas gawang Adan.

Sukses mencetak gol keunggulan membuat Juve semakin giat mencecar gawang Cagliari. Llorente mencetak gol keduanya lewat assist brilian dari Lichtsteiner. Penetrasi Lichtsteiner di kotak penalti diakhiri dengan umpan tarik sempurna yang diarahkan ke gawang dengan mudah oleh Llorente.

Penampilan gemilang Lichtsteiner disempurnakan dengan gol yang memanfaatkan kesalahan Adan. Tendangan keras Llorente gagal diantisipasi dengan baik oleh Adan dan bola muntah disambar oleh Lichsteiner untuk membawa Juve unggul 4-1.

Cagliari semakin terpuruk setelah wasit mengkartu merah Pinilla karena dianggap mengucapkan kata-kata tak pantas pada menit ke-87. Insiden juga sempat terjadi antara Paul Pogba dengan Davide Astori pada injury time. Pertandingan kemudian diakhiri dengan kemenangan 4-1 Juventus atas Cagliari.

Kemenangan ini membuat posisi Juve tetap aman di puncak klasemen sementara Serie A dengan 52 poin. Mereka menjaga keunggulan delapan poin dari AS Roma yang pada saat bersamaan juga menang telak atas Genoa dengan skor 4-0.

Statistik Cagliari – Juventus
Penguasaan bola: 39% – 61%
Shot (on goal): 8 (3) – 15 (9)
Corner: 4 – 4
Pelanggaran: 10 – 13
Offside: 1 – 5
Kartu kuning: 2 – 1
Kartu merah: 1 – 0

Susunan pemain Cagliari: Adan; Pisano (Cabrera, 77′), Rossettini, Astori, Murru; Dessena, Conti, Ekdal (Perico, 82′); Cossu; Pinilla, Sau (Ibarbo, 65′).

Susunan pemain Juventus: Buffon; Caceres, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Vidal (Padoin, 83′), Pogba, Pirlo (Marchisio, 66′), Asamoah; Tevez (Giovinco, 82′), Llorente.